Rangkuman Google Workspace September 2026 menghadirkan fitur AI, kontrol perhitungan Google Sheets, integrasi Confluence, keamanan admin, serta dukungan kolaborasi global.
Google Workspace kembali merilis sejumlah pembaruan penting pada pekan yang berakhir 25 September 2026. Perubahan kali ini mencakup produktivitas berbasis AI, pengelolaan data di Google Sheets, integrasi aplikasi pihak ketiga, pengaturan Google Meet, hingga peningkatan keamanan di Admin console.
Beberapa fitur ditujukan untuk pengguna sehari-hari, seperti kemampuan menampilkan tiga zona waktu di Google Calendar dan ringkasan rapat melalui Quick notes. Sementara itu, administrator mendapatkan kontrol yang lebih terperinci melalui penetapan peran sementara serta opsi migrasi email dari server IMAP.
Bagi perusahaan yang menggunakan Google Workspace sebagai pusat kerja digital, rangkaian pembaruan ini menunjukkan arah pengembangan yang semakin terintegrasi. Aplikasi seperti Docs, Sheets, Slides, Meet, Chat, dan Calendar kini tidak hanya berfungsi sebagai alat kerja terpisah, tetapi juga terhubung dengan AI, sistem keamanan, dan sumber informasi eksternal.
Ringkasan pembaruan Google Workspace pekan ini
Berikut fitur-fitur utama yang diumumkan melalui blog Workspace Updates selama pekan ini:
- Workday for Google Sheets dan Google Slides untuk analisis finansial berbasis AI.
- Mode perhitungan manual baru di Google Sheets.
- Study notebooks di Gemini untuk akun Google Workspace sekolah dan perusahaan.
- Pengurutan khusus serta pengaturan manual pada pivot table.
- Integrasi Confluence dengan Google Chat.
- Quick notes pada fitur Take notes for me di Google Meet.
- Pengaturan baru administrator dan pengguna untuk Take notes for me.
- Penghitungan okupansi ruangan pada perangkat Logitech berbasis Android.
- Impor email dari server IMAP ke Google Workspace.
- Gemini Notebook sebagai sumber konteks di Google Docs.
- Peningkatan Gemini Omni 1.1 Flash di Google Vids.
- Penetapan peran administrator dengan masa berlaku tertentu.
- Impor file PowerPoint menjadi Slides dengan client-side encryption dalam versi beta.
- Dukungan hingga tiga zona waktu pada Google Calendar versi web.
AI memperluas kemampuan analisis dan pembuatan konten
Workday for Google Sheets terhubung dengan Adaptive Planning
Workday for Google Sheets kini tersedia sebagai add-on di Google Workspace Marketplace. Add-on ini menghubungkan Workday Adaptive Planning secara langsung ke Google Sheets dan Google Slides.
Integrasi tersebut dirancang untuk mengurangi ketergantungan pada proses ekspor dan impor file CSV secara manual. Pengguna dapat bekerja dengan data perencanaan finansial dari lingkungan Google Workspace, sementara fitur “Ask Workday” yang didukung AI membantu memperoleh informasi atau analisis dari Adaptive Planning.
Dalam praktiknya, tim keuangan dapat menggunakan Google Sheets untuk meninjau angka, menyusun laporan, atau menyiapkan analisis yang kemudian dipresentasikan melalui Slides. Alur ini berpotensi mengurangi pekerjaan berulang, terutama ketika data perlu diperbarui secara berkala.
Organisasi tetap perlu memperhatikan hak akses, sumber data, dan kebijakan keamanan sebelum memasang add-on. Administrator sebaiknya memastikan bahwa integrasi hanya digunakan oleh kelompok pengguna yang memang membutuhkan akses ke informasi finansial.
Study notebooks Gemini tersedia untuk akun Workspace
Study notebooks di Gemini kini dapat digunakan oleh pengguna dari berbagai kelompok usia yang masuk menggunakan akun Google untuk sekolah atau kantor, selama aplikasi Gemini dan Gemini Notebook telah diaktifkan oleh administrator.
Fitur ini membantu pengguna menyusun materi pembelajaran atau memahami informasi berdasarkan sumber yang diberikan. Dalam konteks sekolah, study notebooks dapat mendukung proses belajar yang lebih terarah. Di lingkungan kerja, teknologi serupa dapat dimanfaatkan untuk merangkum dokumen pelatihan, kebijakan internal, atau materi orientasi karyawan.
Karena aksesnya bergantung pada kebijakan administrator, organisasi perlu menetapkan aturan penggunaan AI yang jelas. Pengguna juga sebaiknya memeriksa kembali hasil yang dibuat Gemini, terutama ketika materi berkaitan dengan informasi teknis, regulasi, atau keputusan bisnis.
Gemini Notebook menjadi sumber konteks di Google Docs
Google Docs kini dapat menggunakan Gemini Notebook sebagai sumber konteks. Artinya, pengguna dapat menyusun atau menyempurnakan dokumen berdasarkan kumpulan pengetahuan yang telah dikurasi tanpa harus berpindah tab dan menyalin informasi secara manual.
Fitur ini menjembatani proses riset dan penulisan. Contohnya, pengguna dapat menggunakan kumpulan catatan proyek, hasil riset, atau referensi internal sebagai dasar untuk membuat draf proposal, ringkasan, dan dokumen kerja di Google Docs.
Pendekatan berbasis sumber seperti ini penting karena membantu AI menghasilkan jawaban yang lebih relevan terhadap konteks pengguna. Meski begitu, hasil akhir tetap perlu ditinjau untuk memastikan tidak ada informasi yang keliru, tidak lengkap, atau tidak sesuai dengan dokumen rujukan.
Gemini Omni 1.1 Flash hadir di Google Vids
Google Vids mendapatkan Gemini Omni 1.1 Flash dengan peningkatan kualitas ekstensi video. Pembaruan ini memperbaiki konsistensi karakter dan audio ketika video diperpanjang menggunakan AI.
Selain itu, Google Vids kini mendukung pembuatan video AI dan peningkatan resolusi video AI hingga 1080p. Kemampuan tersebut membantu pengguna menyiapkan video yang lebih siap dipublikasikan untuk kebutuhan komunikasi internal, pelatihan, pemasaran, atau presentasi.
Pengguna tetap perlu memastikan bahwa materi visual, suara, dan aset yang digunakan memiliki hak penggunaan yang sesuai. Untuk kebutuhan profesional, pemeriksaan kualitas akhir juga penting agar hasil video tetap konsisten dengan identitas merek dan tujuan komunikasi.
Google Sheets mendapatkan kontrol dan fleksibilitas baru
Mode perhitungan manual untuk spreadsheet kompleks
Google Sheets memperkenalkan pengaturan perhitungan manual. Fitur ini memberikan kendali lebih besar atas waktu pembaruan formula dan referensi dalam spreadsheet.
Pada spreadsheet dengan banyak formula, data berukuran besar, atau hubungan antar-sheet yang kompleks, perhitungan otomatis dapat berlangsung setiap kali pengguna melakukan perubahan. Kondisi tersebut berpotensi membuat proses pengeditan menjadi kurang nyaman. Dengan mode manual, pengguna dapat menunda kalkulasi, menyelesaikan beberapa perubahan sekaligus, lalu memicu pembaruan ketika siap meninjau hasilnya.
Fitur ini sangat relevan bagi analis keuangan, pengelola laporan operasional, dan pengguna yang bekerja dengan spreadsheet padat data. Mode manual juga dapat membantu mengurangi gangguan saat melakukan perubahan besar. Namun, pengguna harus mengingat bahwa angka yang tampil mungkin belum mencerminkan perubahan terbaru sampai kalkulasi dijalankan.
Pivot table dapat diurutkan dan disusun secara manual
Google Sheets kini memungkinkan pengguna melakukan pengurutan khusus dan menyusun ulang baris atau kolom pada pivot table secara manual. Pengguna dapat menarik dan meletakkan elemen pivot table sesuai kebutuhan.
Sebelumnya, pengurutan sering kali bergantung pada urutan alfabet atau angka naik-turun. Dengan kemampuan baru ini, data dapat mengikuti hierarki bisnis tertentu. Misalnya, laporan dapat disusun berdasarkan wilayah prioritas, tahapan penjualan, struktur organisasi, atau urutan presentasi yang telah ditetapkan perusahaan.
Perubahan ini membuat pivot table lebih fleksibel untuk kebutuhan laporan manajemen. Data tidak hanya dapat dianalisis, tetapi juga disajikan dengan urutan yang lebih mudah dipahami oleh audiens.
Kolaborasi Google Workspace semakin terhubung
Confluence terintegrasi dengan Google Chat
Atlassian menghadirkan integrasi Confluence untuk Google Chat sebagai bagian dari add-on Atlassian. Melalui integrasi ini, informasi dari Confluence dapat dibawa langsung ke percakapan Google Chat.
Confluence sering digunakan sebagai tempat penyimpanan dokumentasi, ide, panduan, dan pengetahuan proyek. Dengan koneksi ke Chat, anggota tim dapat mengakses konteks dari sumber dokumentasi tanpa harus membuka banyak aplikasi secara terpisah.
Integrasi tersebut membantu membedakan fungsi percakapan dan dokumentasi. Google Chat dapat digunakan untuk koordinasi cepat, sementara Confluence tetap menjadi sumber informasi utama yang lebih terstruktur. Organisasi sebaiknya menetapkan aturan mengenai dokumen mana yang dianggap sebagai sumber resmi agar informasi tidak tersebar di berbagai ruang kerja.
Quick notes merangkum inti rapat di Google Meet
Fitur Take notes for me di Google Meet mendapatkan Quick notes. Fitur ini menghasilkan ringkasan singkat yang berfokus pada pokok pembicaraan, keputusan, dan tindakan lanjutan dalam rapat.
Berbeda dari catatan rapat lengkap, Quick notes dirancang agar dapat dibaca dalam satu halaman. Format tersebut cocok untuk eksekutif atau peserta yang tidak terlibat dalam seluruh detail diskusi, tetapi tetap perlu memahami hasil utama rapat dengan cepat.
Google juga mengumumkan bahwa pengaturan baru untuk administrator dan pengguna terkait pra-konfigurasi Take notes for me mulai berlaku pada 29 September 2026 waktu Indonesia Barat (WIB). Admin perlu meninjau konfigurasi tersebut agar penggunaan pencatatan berbasis AI sesuai dengan kebijakan privasi dan kebutuhan organisasi.
Penghitungan okupansi tersedia di perangkat Logitech tertentu
Google Meet kini mendukung penghitungan okupansi pada perangkat ruang rapat Logitech berbasis Android, dimulai dari Logitech Rally Board 65. Kemampuan ini membantu organisasi memahami bagaimana ruang rapat digunakan.
Data okupansi dapat berguna untuk mengevaluasi kebutuhan ruang, melihat pola pemakaian, dan mendukung perencanaan fasilitas. Fitur serupa sebelumnya tersedia pada perangkat berbasis ChromeOS. Dukungan untuk perangkat Logitech Gen 1 dijadwalkan hadir pada tahun berikutnya melalui pembaruan CollabOS.
Karena fitur ini berkaitan dengan keberadaan orang di ruang fisik, organisasi perlu memperhatikan pemberitahuan, transparansi, dan kebijakan privasi internal saat mengaktifkannya.
Peningkatan migrasi email dan keamanan administrator
Impor email dari server IMAP menjadi lebih sederhana
Google Workspace merilis cara baru yang lebih sederhana bagi administrator untuk mengimpor email lama dari penyedia email berbasis IMAP saat menyiapkan Workspace.
Pembaruan ini dapat membantu organisasi yang berpindah dari layanan email lama ke Gmail. Proses migrasi email merupakan bagian penting dalam adopsi Workspace karena pesan lama sering dibutuhkan untuk referensi, audit, dan kesinambungan pekerjaan.
Admin sebaiknya menyiapkan pemetaan akun, memastikan kredensial dan akses IMAP tersedia, serta menentukan tahapan migrasi. Pengujian pada sejumlah akun terlebih dahulu dapat membantu menemukan masalah sebelum proses diterapkan secara luas.
Peran administrator sementara di Admin console
Administrator kini dapat memberikan peran admin kepada pengguna, grup, atau service account untuk jangka waktu tertentu. Setelah masa berlaku berakhir, hak akses tersebut akan dicabut secara otomatis.
Kontrol berbasis waktu ini mendukung prinsip least privilege, yaitu memberikan akses secukupnya dan hanya selama diperlukan. Fitur tersebut berguna untuk proyek sementara, investigasi teknis, proses audit, atau bantuan dari tim IT tanpa meninggalkan hak administrator secara permanen.
Admin tetap perlu mencatat alasan pemberian akses, memilih peran yang tepat, dan memantau aktivitas terkait. Otomatisasi pencabutan akses membantu mengurangi risiko, tetapi tidak menggantikan proses tata kelola dan pemeriksaan keamanan.
Impor PowerPoint ke Slides dengan client-side encryption
Dalam versi beta, pelanggan yang memenuhi syarat dapat mengimpor file PowerPoint dan mengonversinya menjadi Google Slides dengan client-side encryption atau CSE.
Pada proses ini, file PowerPoint dienkripsi di sisi klien sebelum kontennya diimpor ke Workspace, lalu dikonversi menjadi Slides terenkripsi dengan tingkat kesetiaan tampilan yang tinggi. Fitur ini memperluas interoperabilitas dengan Microsoft Office, terutama bagi organisasi yang memerlukan perlindungan tambahan untuk dokumen sensitif.
Karena masih berada dalam tahap beta dan hanya tersedia bagi pelanggan tertentu, administrator perlu memeriksa persyaratan kelayakan serta menguji kompatibilitas file sebelum digunakan untuk alur kerja produksi.
Google Calendar mendukung tiga zona waktu
Google Calendar di web kini dapat menampilkan hingga tiga zona waktu pada kisi kalender: zona waktu utama, sekunder, dan tersier.
Sebelumnya, pengguna hanya dapat menampilkan dua zona waktu. Penambahan zona ketiga membantu tim global yang bekerja dengan kantor, klien, atau mitra di beberapa wilayah sekaligus.
Fitur ini dapat mengurangi kesalahan saat menjadwalkan rapat lintas negara. Pengguna tetap perlu memperhatikan perubahan waktu lokal dan kebiasaan kerja setiap wilayah ketika menentukan jadwal. Menampilkan zona waktu secara langsung di kalender membantu memastikan semua peserta memahami waktu rapat berdasarkan lokasi masing-masing.
Kesimpulan
Pembaruan Google Workspace September 2026 memperlihatkan fokus yang kuat pada AI yang terhubung dengan sumber data, produktivitas spreadsheet, kolaborasi lintas aplikasi, serta keamanan berbasis kontrol akses.
Pengguna dapat memanfaatkan mode perhitungan manual dan pivot table fleksibel di Google Sheets, mempercepat pengambilan informasi melalui Gemini dan Quick notes, serta mengelola rapat global dengan dukungan tiga zona waktu. Di sisi lain, administrator memperoleh alat yang lebih baik untuk migrasi email, pengaturan peran sementara, enkripsi client-side, dan pengelolaan fitur AI.
Sebelum mengaktifkan fitur baru, perusahaan sebaiknya memeriksa ketersediaan berdasarkan edisi Workspace, kebijakan admin, tahap peluncuran, dan kebutuhan keamanan internal. Detail teknis serta daftar pelanggan yang memenuhi syarat tetap perlu dikonfirmasi melalui pengumuman resmi Google Workspace Updates.
FAQ Google Workspace September 2026
Kapan pengaturan baru Take notes for me mulai berlaku?
Pengaturan baru untuk administrator dan pengguna Google Meet Take notes for me mulai berlaku pada 29 September 2026 waktu Indonesia Barat (WIB). Ketersediaan dan dampaknya dapat bergantung pada konfigurasi organisasi.
Apakah semua pengguna Google Workspace dapat memakai Study notebooks di Gemini?
Study notebooks dapat digunakan oleh pengguna yang masuk dengan akun Google sekolah atau kantor apabila Gemini dan Gemini Notebook telah diaktifkan oleh administrator. Jadi, fitur ini tidak otomatis tersedia untuk semua akun Workspace.
Apa manfaat mode perhitungan manual di Google Sheets?
Mode ini memungkinkan pengguna menunda pembaruan formula dan referensi, menyelesaikan beberapa perubahan terlebih dahulu, lalu menjalankan kalkulasi saat siap memeriksa hasil. Fitur tersebut bermanfaat untuk spreadsheet yang kompleks atau padat data.
Untuk apa peran administrator sementara digunakan?
Peran administrator sementara dapat digunakan ketika seseorang membutuhkan hak akses khusus hanya dalam periode tertentu, misalnya untuk proyek, audit, atau pemecahan masalah. Setelah masa berlaku habis, akses akan dicabut secara otomatis.
