Google kembali menghadirkan sejumlah pembaruan penting untuk pengguna dan administrator Google Workspace. Dalam rangkuman pekan yang berakhir pada 18 September 2026, fokus utama terlihat pada tiga area: perlindungan data perusahaan, integrasi Gemini dengan berbagai layanan bisnis, serta peningkatan produktivitas melalui otomatisasi dan kolaborasi.
Beberapa fitur baru ditujukan untuk administrator TI dan organisasi dengan kebutuhan kepatuhan tinggi. Di sisi lain, pengguna sehari-hari mendapatkan pengalaman yang lebih praktis melalui AI Overviews di Gmail, koneksi yang lebih mudah ke perangkat Google Meet, serta notebook berbasis Gemini untuk pekerjaan dan pembelajaran yang lebih terarah.
Berikut rangkuman lengkap pembaruan Google Workspace yang diumumkan sepanjang pekan ini, beserta konteks manfaatnya bagi bisnis, institusi pendidikan, dan pengguna profesional.
Kontrol berbagi Google Drive kini dapat disatukan dengan perlindungan data
Google memperkenalkan kemampuan baru bagi administrator Google Workspace untuk mengatur batasan berbagi di Google Drive melalui satu aturan terpadu. Aturan ini menggabungkan pengaturan audiens yang dapat mengakses file dengan kondisi berdasarkan tingkat sensitivitas data.
Sebelumnya, pengelolaan siapa yang dapat menerima akses dan bagaimana data sensitif harus dilindungi dapat memerlukan konfigurasi melalui beberapa kebijakan berbeda. Dengan alur aturan terpadu, administrator dapat membuat kontrol yang lebih konsisten berdasarkan jenis data sekaligus tujuan berbagi.
Manfaat bagi keamanan organisasi
Pembaruan ini dirancang untuk membantu perusahaan mengurangi risiko orang dalam, mencegah eksfiltrasi data, dan tetap mendukung kolaborasi. Organisasi tidak harus memilih antara keamanan ketat dan produktivitas karena akses dapat disesuaikan berdasarkan sensitivitas informasi.
Contohnya, dokumen dengan informasi keuangan, data pelanggan, atau materi strategis dapat diberi pembatasan berbagi yang lebih ketat. Sementara itu, file dengan tingkat sensitivitas lebih rendah tetap dapat dibagikan kepada mitra atau tim eksternal sesuai kebijakan perusahaan.
Fitur ini sangat relevan bagi organisasi yang menerapkan pendekatan zero trust, memiliki kebutuhan perlindungan data internal, atau harus membatasi perpindahan informasi ke luar lingkungan perusahaan.
AI Overviews di pencarian Gmail tersedia secara global
Google memperluas ketersediaan AI Overviews pada pencarian Gmail kepada pengguna di seluruh dunia yang menggunakan paket berbayar dan mengatur bahasa Gmail ke bahasa Inggris.
Sebelumnya, fitur ini hanya tersedia bagi pengguna di Amerika Serikat dengan pengaturan bahasa Inggris. Perluasan global tersebut membuat pencarian berbasis AI di Gmail dapat digunakan oleh lebih banyak pelanggan Google Workspace, meskipun dukungan awalnya masih bergantung pada bahasa Inggris.
Cara AI Overviews membantu pencarian email
AI Overviews dirancang untuk memberikan ringkasan atau gambaran cepat dari hasil pencarian yang relevan. Pengguna dapat memperoleh konteks dari beberapa email tanpa harus membuka dan membaca setiap percakapan satu per satu.
Fitur ini berpotensi membantu ketika pengguna perlu menemukan informasi yang tersebar dalam rangkaian email panjang, seperti jadwal proyek, keputusan rapat, permintaan pelanggan, atau riwayat komunikasi dengan rekan kerja.
Karena fitur ini menggunakan AI untuk merangkum informasi, pengguna tetap perlu memeriksa email sumber sebelum mengambil keputusan penting. Ringkasan AI sebaiknya digunakan sebagai titik awal pencarian, bukan pengganti verifikasi terhadap isi asli pesan.
Gemini di Google Workspace terhubung dengan lebih banyak aplikasi bisnis
Gemini di Google Workspace kini dapat berinteraksi langsung dengan lebih banyak layanan pihak ketiga melalui integrasi Model Context Protocol atau MCP. Layanan yang didukung dalam pembaruan ini meliputi Asana, Atlassian Rovo, HubSpot, Intuit Mailchimp, Intuit QuickBooks, Monday, dan Salesforce.
Integrasi tersebut memungkinkan pengguna memperoleh informasi dari aplikasi bisnis tanpa harus terus berpindah tab, mengunduh file, atau menghentikan alur kerja di aplikasi Google Workspace.
Alur kerja lintas aplikasi tanpa berpindah tab
Dalam praktiknya, pengguna dapat memanfaatkan Gemini dari berbagai aplikasi Workspace seperti Gmail, Docs, Sheets, Drive, dan Chat. Informasi dari platform yang terhubung dapat digunakan untuk membantu memahami konteks pekerjaan atau menyelesaikan tugas tertentu.
Misalnya, tim penjualan dapat mengakses informasi pelanggan dari Salesforce, sementara tim pemasaran dapat mengambil konteks kampanye dari HubSpot atau Mailchimp. Tim keuangan juga dapat bekerja dengan informasi dari QuickBooks tanpa harus membuka aplikasi lain secara manual untuk setiap kebutuhan.
Integrasi MCP memperkuat posisi Gemini sebagai lapisan bantuan AI yang dapat menghubungkan informasi dari berbagai sistem bisnis. Namun, administrator tetap perlu memperhatikan izin akses, kebijakan aplikasi pihak ketiga, dan jenis data yang boleh diproses oleh integrasi tersebut.
Google Meet mendukung koneksi ke perangkat ruang rapat menggunakan kode
Pengguna Google Meet kini dapat terhubung ke perangkat konferensi di ruang rapat terdekat dengan memasukkan kode ruangan yang terdiri dari lima karakter melalui perangkat pribadi.
Fitur ini menjadi pelengkap bagi Connect Room yang menggunakan deteksi berbasis kedekatan untuk mengenali perangkat Google Meet di sekitar pengguna. Jika deteksi ultrasound tidak tersedia atau dinonaktifkan, kode ruangan dapat digunakan sebagai metode manual yang lebih andal.
Pengalaman bergabung ke rapat menjadi lebih fleksibel
Dalam lingkungan kantor, tidak semua perangkat dapat menggunakan deteksi otomatis dengan lancar. Kondisi seperti pengaturan privasi, gangguan perangkat, konfigurasi ruangan, atau ultrasound yang dimatikan dapat menghambat proses koneksi.
Dengan kode lima karakter, pengguna cukup memasukkan kode yang ditampilkan atau disediakan untuk ruangan tersebut. Cara ini membantu mengurangi waktu yang diperlukan untuk menghubungkan laptop atau ponsel ke perangkat konferensi bersama.
Informasi ruang konferensi muncul langsung di halaman utama Google Meet
Google juga memperbarui halaman utama Meet dengan menampilkan ruang konferensi dan lokasi fisik pada kartu rapat yang akan datang. Pembaruan ini ditujukan terutama bagi pengguna yang bekerja dari kantor atau mengikuti rapat secara hybrid.
Sebelumnya, peserta mungkin perlu membuka detail kalender atau memeriksa undangan rapat secara terpisah untuk mengetahui lokasi pertemuan. Kini, informasi tersebut dapat dilihat langsung dari halaman utama Google Meet.
Mengurangi kebingungan sebelum rapat
Penambahan lokasi pada kartu rapat membantu pengguna mengetahui ke mana mereka harus pergi sebelum rapat dimulai. Hal ini juga berguna bagi karyawan yang memiliki beberapa agenda di ruangan berbeda dalam satu hari.
Dalam konteks kerja hybrid, informasi lokasi fisik yang tampil bersama jadwal rapat dapat membantu membedakan pertemuan tatap muka, rapat daring, dan rapat dengan kombinasi peserta di kantor serta jarak jauh.
Data regions untuk Google Apps Script kini tersedia secara umum
Google memperluas dukungan data regions ke Google Apps Script. Data regions membantu organisasi mengontrol lokasi geografis penyimpanan data dan pemrosesan data yang tercakup dalam kebijakan wilayah tertentu.
Dukungan ini penting bagi perusahaan, lembaga publik, dan industri yang memiliki kewajiban terkait kepatuhan, regulasi, persyaratan hukum, atau kedaulatan data. Dengan cakupan ke Apps Script, organisasi dapat membangun, menjalankan, dan mengotomatisasi alur kerja dengan lebih percaya diri.
Dampak bagi otomatisasi berbasis Apps Script
Apps Script banyak digunakan untuk mengotomatiskan proses di Gmail, Sheets, Drive, Docs, dan layanan Workspace lainnya. Pada organisasi dengan kebijakan lokasi data yang ketat, aspek penyimpanan serta eksekusi skrip menjadi bagian penting dalam evaluasi kepatuhan.
Data regions memberikan kontrol geografis terhadap data yang disimpan dan proses yang dilakukan untuk data tersebut. Dengan demikian, tim TI dapat memasukkan Apps Script ke dalam rancangan otomatisasi perusahaan tanpa mengabaikan persyaratan lokasi data yang berlaku.
Administrator tetap perlu memeriksa cakupan data, wilayah yang tersedia, serta konfigurasi organisasi untuk memastikan penerapannya sesuai kebutuhan hukum dan kebijakan internal.
Gemini Notebook menghadirkan Expert Intelligence untuk sumber tepercaya
Google memperkenalkan Expert Intelligence di Gemini Notebook. Inisiatif lintas Google ini membantu pengguna berinteraksi dengan sumber pengetahuan tepercaya melalui produk AI, dimulai dari Gemini Notebook.
Melalui pembaruan tersebut, pengguna dapat memanfaatkan wawasan dari lebih dari 100.000 buku yang berasal dari penerbit besar. Karyawan dan pelajar dapat memasukkan referensi dari penulis, publikasi, dan pakar bidang tertentu ke dalam notebook mereka.
Notebook untuk pekerjaan dan riset yang lebih terorganisasi
Gemini Notebook dirancang sebagai ruang khusus untuk mengelola percakapan dan proyek berdasarkan topik tertentu. Pengguna dapat menjaga diskusi, referensi, dan konteks pekerjaan tetap berada dalam satu tempat, alih-alih tersebar di banyak percakapan.
Expert Intelligence memperkuat fungsi tersebut dengan menghadirkan bahan referensi dari sumber yang lebih luas. Fitur ini dapat membantu proses pembelajaran, riset awal, pengembangan ide, dan penyusunan materi kerja.
Meskipun demikian, pengguna tetap perlu menilai relevansi sumber, memeriksa kutipan, dan membedakan antara wawasan referensi dengan hasil interpretasi AI.
Notebook di Gemini kini tersedia untuk sekolah dan organisasi
Setelah sebelumnya diperkenalkan sebagai ruang kerja terfokus bagi pengguna individual, notebook di Gemini kini dapat digunakan oleh siswa dari berbagai jenjang, pendidik, dan profesional.
Perluasan ini menjadikan notebook lebih relevan untuk lingkungan pendidikan dan perusahaan. Guru dapat mengelompokkan percakapan berdasarkan mata pelajaran atau proyek, sedangkan siswa dapat menyimpan diskusi pembelajaran dalam ruang yang terpisah dan lebih mudah ditinjau.
Di lingkungan kerja, notebook dapat digunakan untuk mengelola riset, perencanaan proyek, ringkasan rapat, atau pengembangan dokumen. Pemisahan berdasarkan topik membantu pengguna mempertahankan konteks tanpa harus mengulang instruksi dari awal.
Fitur pembelajaran baru hadir di Gemini Notebook
Google juga mengumumkan sejumlah pembaruan untuk Gemini Notebook yang ditujukan guna memberikan pengalaman belajar yang lebih personal dan bertenaga. Fitur-fitur ini melengkapi dukungan notebook bagi siswa, pendidik, serta pengguna yang sedang mempelajari topik tertentu.
Dengan ruang percakapan yang terorganisasi dan dukungan sumber referensi, pengguna dapat mengembangkan proses belajar yang lebih terstruktur. Materi dapat dikelompokkan berdasarkan topik, kemudian digunakan kembali ketika pengguna perlu meninjau konsep atau memperdalam pembahasan.
Bagi institusi pendidikan, ketersediaan notebook di akun sekolah dan organisasi dapat membantu membangun pola kerja yang lebih konsisten. Penerapannya tetap perlu mengikuti kebijakan privasi, keamanan, serta aturan penggunaan AI yang berlaku di masing-masing institusi.
Workspace Studio menambah kemampuan otomasi tingkat lanjut
Workspace Studio mendapatkan empat kemampuan baru untuk membantu pengguna membuat alur kerja yang lebih fleksibel. Fitur tersebut mencakup custom starters, custom steps, integrasi pihak ketiga, dan webhook.
Empat komponen baru di Workspace Studio
- Custom starters: pemicu khusus untuk memulai sebuah alur otomatisasi sesuai kebutuhan organisasi.
- Custom steps: langkah khusus yang dapat menjalankan fungsi atau tindakan tertentu dalam sebuah flow.
- Integrasi pihak ketiga: koneksi ke layanan eksternal untuk memperluas proses yang dapat dilakukan Workspace Studio.
- Webhooks: mekanisme untuk memicu atau berkomunikasi dengan sistem eksternal melalui permintaan berbasis web.
Workspace Studio juga dapat terhubung dengan fungsi Google Apps Script yang dibuat secara khusus. Kemampuan ini membantu tim membangun otomasi yang lebih sesuai dengan proses internal, bukan hanya mengandalkan alur bawaan.
Contoh penerapannya mencakup pembuatan notifikasi otomatis, sinkronisasi data, pemrosesan permintaan, atau pengiriman informasi ke layanan lain. Dengan dukungan webhook dan integrasi pihak ketiga, alur kerja di Google Workspace dapat menjadi bagian dari sistem bisnis yang lebih luas.
Kesimpulan
Rangkaian pembaruan Google Workspace pada pekan 18 September 2026 menunjukkan arah pengembangan yang semakin berfokus pada AI, keamanan data, integrasi lintas aplikasi, dan otomatisasi yang dapat dikustomisasi.
Administrator memperoleh kontrol lebih baik melalui aturan perlindungan data Drive dan dukungan data regions untuk Apps Script. Pengguna mendapatkan pengalaman kerja yang lebih praktis melalui AI Overviews di Gmail, integrasi Gemini dengan berbagai aplikasi bisnis, serta pengelolaan lokasi rapat yang lebih jelas di Google Meet.
Sementara itu, Gemini Notebook dan Workspace Studio memperluas peluang penggunaan AI serta otomasi dalam pendidikan, riset, dan pekerjaan profesional. Organisasi yang ingin mengadopsi fitur-fitur tersebut sebaiknya meninjau izin akses, kebijakan data, serta kesiapan pengguna sebelum menerapkannya secara luas.
FAQ
Apakah AI Overviews di Gmail sudah tersedia untuk semua pengguna?
AI Overviews di Gmail diperluas secara global untuk pengguna dengan paket berbayar yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa Gmail. Ketersediaan fitur dapat tetap bergantung pada jenis paket dan pengaturan organisasi.
Apa manfaat integrasi Gemini dengan aplikasi pihak ketiga?
Integrasi ini memungkinkan Gemini mengakses informasi dari layanan seperti Asana, Salesforce, HubSpot, QuickBooks, dan aplikasi lainnya tanpa pengguna harus berpindah tab atau mengunduh data secara manual.
Untuk apa kode lima karakter di Google Meet?
Kode lima karakter digunakan untuk menghubungkan perangkat pribadi ke perangkat konferensi Google Meet di ruang rapat terdekat. Fitur ini menjadi alternatif ketika deteksi berbasis ultrasound tidak tersedia atau dinonaktifkan.
Siapa yang dapat menggunakan Gemini Notebook?
Gemini Notebook kini ditujukan untuk siswa, pendidik, dan profesional di organisasi. Notebook membantu mengelompokkan percakapan, referensi, dan pekerjaan berdasarkan topik dalam satu ruang yang lebih teratur.
